ANAK-ANAK BELAJAR DARI KEHIDUPAN DI DALAM KELUARGANYA

Posted in Catatan Hidup on November 2, 2007 by dhe atra

by: Dorothy Law Notle

Jika anak hidup dalam suasana penuh kritik, ia akan belajar untuk menyalahkan

 

Jika anak hidup dalam permusuhan, ia akan belajar berkelahi

 

Jika anak hidup dalam dalam ketakutan, ia akan belajar untuk gelisah

 

Jika anak hidup untuk belas kasihan diri, ia akan belajar untuk merasa malu

 

Jika anak hidup dalam kecemburuan, ia akan belajar untuk iri hati

 

Jika anak hidup dalam rasa malu, ia akan belajar untuk merasa bersalah

 

Jika anak hidup dalam semangat dan jiwa besar, ia akan belajar untuk percaya diri

 

Jika anak hidup dalam suasana saling menghargai orang lain, ia akan belajar untuk setia dan sabar

 

Jika anak hidupnya diterima apa adanya, ia akan belajar mencintai dirinya sendiri

 

Jika anak hidupnya dimengerti, ia akan belajar bahwa sangat baik untuk mempunyai cita-cita

 

Jika anak hidup dalam suasana adil, ia akan belajar kemurahan hati

 

Jika anak hidup dalam kejujuran dan suportivitas, ia akan belajar tentang kebenaran dan keadilan

 

Jika anak hidup dalam rasa aman, ia akan belajar percaya dirinya dan kepada orang lain

 

Jika anak hidup dalam suasana penuh persahabatan, ia akan belajar bahwa dunia ini merupakan tempat yang indah untuk hidup

STRATEGI MENGERJAKAN TES

Posted in info on November 1, 2007 by dhe atra

HaaH musim ujian nih…musim belajar nih…musim kepala sakit…belajarlah biar dapat nilai bagus !!!!!! semangat…semangat

Agar berhasil mencapai suatu tujuan dibutuhkan pemikiran dan strategi yang sesuai. demikian juga dalam mengerjakan tes. namun, jarang sekali kita diajarkan strategi untuk mengerjakan tes ujian.

Bila kita menghadapi tes atau ujian, sering kali kita menyiapkan diri seadanya. Yah, pokoknya belajarlah. Perkara bisa atau tidak, itu tergantung soal yang akan dikeluarkan. Sikap seperti ini adalah sikap yang kurang tepat karena mengesankan kita sudah menyerah sebelum mencoba.

Strategi belajar ini terbagi ke dalam beberapa tahap. Walaupun kelihatanya agak panjang, sebenarnya strategi ini sangat mudah dan sederhana.

MASA PERSIAPAN

a. Tetapkan tujuan anda belajar-apa yang hendak anda ingin capai dengan membaca atau mempelajari suatu materi.

Penetapan tujuan ini akan mengarahkan  pikiran anda untuk memaksimalkan hasil belajar anda. (survei membuktikan bahwa sebagian besar orang tidak menetapkan tujuan dari proses pembelajaran yang ia lakukan) 

b. Saya mau belajar, katakan pada diri sendiri, “saya pintar dan cerdas. Saya mengerti dan menyerap semua informasi yang saya pelajari. Saya mengingat semua inforamsi itu dan mampu mengeluarkan inforamsi itu sesuai keinginan saya.

c. Persiapakan diri. Belajarlah dengan metode Fire Up Learning.

d. Jangan memakai sistem SKS (sistem kebut semalam)

e. Istirahat atau tidur yang cukup.

HARI SAAT TES

a. Ulangi poin-poin penting sekali lagi (cukup point-pointnya saja).

b. Makan yang cukup dan seimbang (tidak boleh terlalu kenyang).

c. Siapkan alat tulis yang digunakan.

d. Katakan pada diri sendiri “saya pasti bisa mengerjakan tes ini”

SEBELUM MENGERJAKAN TES

a. Rileks. Tarik napas dalam-dalam dan embuskan perlahan-lahan sebanyak tiga kali.

b. Katakan pada diri sendiri, “saya pasti bisa mengerjakan tes ini”

UNTUK TIPE TES MULTIPLE CHOICE

a. Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu. Untuk soal yang belum bisa dijawab, perintahkan otak anda untuk mencari jawabannya.

b. Kerjakan soal berikutnya yang bisa anda kerjakan.

3. Untuk soal yang anda belum bisa menjawabnya, persempit pilihannya dengan mengurangi pilihan jawaban yang pasti salah. Lalu pilih jawaban yang masih tersisa. (jangan tidak dijawab. Jika anda menjawab, anda punya kemungkinan untuk menebak dengan benar).

UNTUK TIPE TES READING AND COMPREHENSION (bacaan)

a. baca pertanyaannya terlebih dahulu. Ulangi membaca 2-3 kali bila perlu.

b. Setelah ini baru baca ceritanyanya.

c. Beri tanda atau garis bawah kalimat yang anda rasa penting.

d. Jawab pertanyaan dengan penuh keyakinan.

UNTUK TIPE ESAI

a. Saat anda belajar, persiapkan diri anda dengan mencoba menebak pertanyaan yang akan keluar. lalu beri waktu yang sama untuk menjawab. Ini berguna untuk melatih diri anda.

b. Baca pertanyaannya baik-baik. Dengan mengerti apa yang ditanyakan, anda akan terbantu dalam memberikan jawaban yang diminta.

c. Kalaupun anda tidak tahu jawabannya, tetaplah mencoba menjawab. Biasanya guru akan memberikan nilai bagi usaha anda dalam menjawab, walaupun jawaban anda salah.

TIPS TAMBAHAN

carilah buku berisi conto-contoh soal yang tidak digunakan di sekolah tetapi di jual di toko buku. Gunakan buku ini untuk latihan karena ada kemungkinan guru mengambil soal untuk tes dari sumber seperti ini.

(dikutip dari Born to be a Genius by Adi W.Gunawan)

PENDIDIKAN

Posted in Catatan Hidup on November 1, 2007 by dhe atra

ALBERT EINSTEIN pernah berkata:

“Pendidikan adalah apa yang tersisa dalam diri seseorang setelah ia lupa akan semua hal yang pernah ia pelajari saat duduk dibangku sekolah”

(dikutip dari: Born to be a Genius by Adi W. Gunawan)

S E M P U R N A

Posted in Goresan Hati on Oktober 27, 2007 by dhe atra

“NGGAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA”….

Y A K I N ???

 

Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujamu

Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa

Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku

Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..

Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

Tembang super romantis yang meluncur dari vokal Andra, punggawa group band ANdra the Backbone mampu meruntuhkan hati kaum hawa yang mendengarnya. Apalagi jika lirik tersebut dilantunkan oleh sosok Adam yang menjadi pujaan hati. Halagh dunia ini tidak pernah lepas dari kisah cinta. Pastinya lagu sempurna menjadi jawara di hati kamu-kamu yang lagi falling in love.

Sempurnanya Andra the Backbone adalah salah satu dari jutaan lirik lagu yang melukiskan bahwa ada seseorang yang dianggap “S”E”M”P”U”R”N”A.

Definisi sempurna secara fisik bisa diartikan tanpa cacat. Seutuhnya tanpa cela. Kenyataannya, kesempurnaan hanya milik SANG KAHLIK. Makanya ada kalimat klise yang sering terlontar “No Body is Prefect”. Yupz sepakat banget kalau kesempurnaan itu hanya milik SANG KHALIK. Tentunya kesempurnaan sejati. Maha Segalanya.

Sebuah kalimat yang diwariskan dari Oscar W (jelasnya nggak tahu siapa) mengatakan “kesempurnaan manusia bukan terletak pada apa yang dimilikinya tapi bagaimana dirinya”. Kalimat tersebut mendukung persepsi sesorang untuk mengklaim “ada manusia yang dianggap sempurna”. Sempurna di sini berdasarkan pikiran individu. Maksudnya, buat A si Z sempurna tapi buat B belum tentu si Z sempurna.

Pikiran seperti inilah yang menjadi latar belakang munculnya puisi terindah untuk seseorang atau terciptanya lagu romantis yang menjadi hitz.

Kriteria atau bobot untuk menilai seseorang itu sempurna, tidak sama dalam setiap individu. Mungkin yang membuatnya sama adalah sebentuk hati yang merasakan. Hati yang akan merasa bahagia, jika dapat melakukan sesuatu untuk orang yang dianggap sempurna. Hati yang merasa kagum dengan semua prilaku orang yang dianggap sempurna. nggak percaya ???

Siapa yang tidak tahu film TITANIC. Film yang memenangkan 11 Academy Awards pada tahun 1997 ini dapat di jadikan contoh “ada manusia yang sempurna”. Film ini terkenal dengan slogannya nothing on earth could come between them. Film yang mengisahkan percikan cinta yang terjadi antara Rose dan Jack. Saat itu Rose memiliki tunangan yang bernama Cal. Dibandingkan dengan Cal, Jack tidak ada apa-apanya. Cal, seorang pengusaha sedangkan Jack hanya pelukis yang kerjaanya bertualang dari satu tempat ke tempat lain. Jack pun mendapatkan tiket kapal dengan berjudi. Alasan, Rose memilih Jack adalah karena Rose tidak mencintai Cal. Rose mau bertunangan lantaran desakan ibunya yang ingin tetap mempertahankan status sosialnya di masyarakat.

Adanya Jack, membuat Rose tidak ingin bunuh diri. Rose akhirnya mendapatkan kebahagiaan diantara kehidupannya yang penuh tuntutan. Rose melihat Jack sebagai pria yang luar biasa. Pria yang mampu membuat hatinya bahagia, pria yang mampu menciptakan senyum di wajahnya, pria yang mampu membuatnya merasa tidak kesepian. Rose rela meninggalkan segalanya demi Jack. Jack pun berusaha agar Rose tetap hidup bagaimanapun caranya pada saat kapal TITANIC tenggelam. Jack meminta Rose berjanji untuk tetap hidup. Rose selamat, dan Jack mati. Rose tetap hidup sampai usia 101 tahun. Selama hidupnya, Jack selalu ada dalam hati Rose. “Every night in my dreams, I see you, I feel you“. Buat Rose, Jack adalah sosok yang sempurna.

Dan siapa yang tidak pernah mendengar Agnes Monica. Artis cantik dengan seabrek kegiatan ini dikenal hampir oleh semua masyarakat Indonesia. Adalah hal yang lumrah jika dari sekian banyak fansnya ada yang mengatakan Agnes sempurna. Alasannya fansnya kagum dengan kehidupan yang dimiliki sang idola. Kagum karena agnes cantik, pintar, kaya, jago akting, jago nyanyi, dan pastinya bintang muda dengan bayaran yang fantastis.

Jadi wajarkan kalau group band Andra the Backbone menciptakan lagu dengan judul sempurna. Tidak peduli siapa pun yang menjadi inspirasi lagu tersebut, sempurnanya Andra mengukuhkan persepsi banyak orang ada manusia yang dianggap sempurna.

Nah, masih punya pikiran kalau “nggak ada manusia yang sempurna” !!!. nggak pernah merasakan cinta dunk (walah)

(DHE ATRA)

Note:
buat aku pribadi manusia yang sempurna itu bunda dan sahabat aku.
terima kasih untuk selalu mendampingiku disaat badai mengguncang hidupku

SELEMBAR CATATAN DI BUKU HATIKU

Posted in CeriTaKu on Oktober 23, 2007 by dhe atra

SeLasa, 23 Oktober 2007

Dear, JANUARIKU.

Hampir genap satu tahun aku mengenalmu. Satu Tahun, sebuah perjalanan waktu yang cukup panjang. Satu tahun yang penuh warna. Gelap dan terang berbaur di dalamnya.

Kehadiranmu dalam hidupku adalah salah satu anugerah terbaik yang pernah kudapatkan. Bagiku kamu adalah sosok yang luar biasa. Luar biasa istimewa. Luar biasa sempurna. Kamu lebih dari sekedar teman bagiku.

Terima kasih untuk membuka buku kehidupanku. Menggoreskan larik-larik kata didalamnya. Terima kasih, hanya itu yang bisa kuucapkan.

Terima Kasih…Untuk pernah tetap terjaga mendengarkan keluh kesahku, ketika seisi penghuni jagat raya memilih terlelap dalam mimpi.

Terima Kasih…Untuk pernah membuatku tersenyum, meski pada saat itu kesedihan membayangi hari-harimu.

Terima Kasih…Untuk pernah membuatku merasa memiliki sesuatu yang berharga, disaat kamu kehilangan arah hidupmu.

Terima Kasih…Untuk pernah menemaniku menjalani waktuku, meski kamu menginginkan hidupmu segera berakhir.

Terima Kasih.

Buatku, semua kenangan yang pernah aku jalani bersamamu tak akan pernah terhapus oleh aliran waktu. Tetap terukir dalam buku hatiku.

Maaf jika aku tidak pernah bisa memahamimu.

Maaf jika aku tidak pernah mendengarkanmu.

Maaf untuk luka yang pernah aku torehkan.

Maaf untuk terlambat menyadari kamu membutuhkanku.

Maaf untuk semua hal yang kulakukan yang menyakiti hatimu.

Putaran musim yang mengikuti laju waktu, akan terus membawa bayanganmu dalam hidupku.

Kemarin, Kini dan Esok kamu tetap jadi yang terbaik. Dan tidak akan pernah tergantikan. Aku akan tetap melafaskan doa atas namamu dalam setiap doaku.

meski pernah ada luka tergores atas namamu.

meski aku pernah menjadi rapuh karenamu.

Aku tidak peduli…Karena Perasaanku Tulus.

Semoga kamu bisa mendapatkan kebahagiaan yang kamu inginkan..Dan jika kebahagiaan itu bukan karenaku atau untukku. Aku coba relakan…tak peduli seberapa perih aku menahannya…Aku akan tetap menyayangimu. Aku janji.

 

(DHE ATRA)

NISAN

Posted in MaHa Karya on Januari 3, 2007 by dhe atra

Chairil Anwar

Oktober 1942

untuk nenekanda

Bukan kematian benar menusuk kalbu

Keridlaanmu menerima segala tiba

Tak kutahu setinggi itu atas debu

dan duka maha tuan bertakhta

PELAJARAN YANG TAK TERLUPAKAN

Posted in Catatan Hidup on Januari 1, 2007 by dhe atra

Saat aku masih kanak-kanak aku mengenal seseorang. Lebih tepat jika dibilang tahu. Dia teman sekelas kakakku. Aku dan kakakku satu SD. Aku tahu semua teman-teman sekelas kakakku, khatam bahkan.

Dan yang akan kubicarakan ini adalah seorang anak yang terkenal bukan saja di kelas tapi satu sekolahan tidak asing lagi dengan namanya. Dia terkenal sebagai murid laki-laki yang badung. Setiap ada kesempatan untuk membicarakan dia, pastinya berita negatif yang tersebar. Tentang kemalasannyalah, tentang kebodohannyalah, tentang kenakalannyalah.

Belakangan aku tahu, merk dia sebagai anak nakal bukan hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan rumahnya. Kebanyakan orang tua akan melarang anaknya untuk berteman dengannya. Alasannya takut terkena pengaruh buruk. Di sekolah dia memiliki geng yang terdiri dari sekumpulan anak-anak nakal yang sering membuat onar di sekolah. Alhasil dia dan gengnya dijauhi oleh orang. Ajaibnya diantara teman satu gengnya tubuhnya paling kecil. Tapi tetep, dia ditakuti oleh orang lain.

Sebenarnya tidak ada alasan khusus kenapa aku juga menjauhinya. Mungkin karena aku terbiasa disuguhi berita negatif seputar dirinya, makanya aku memandangnya sebagai kuman yang harus dihindari. Jujur aku menganggapnya sampah. Aku tidak pernah kontak dengannya secara langsung kecuali saat dia mulai menganggu kakakku baru aku mulai bertindak. Ayah selalu berpesan untuk saling menjaga sesama saudara dari apapun, tidak peduli aku perempuan, aku harus berani.

Sampai suatu ketika, dia datang ke rumahku. Saat itu ayah dan bunda tidak ada di rumah. Dia datang meminjam ember. Kupinjamkan, karena arah tujuannya tidak jauh dari rumahku. Dia dengan tergesa-gesa menuju sumur yang ada di samping rumahku. Aku penasaran, segera ku ikuti langkahnya. Ternyata di dalam sumur itu ada anak ayam yang tercebur. Dan dia dengan berani masuk ke dalam sumur dengan cara memanjat tali timba. Dia tidak mempedulikan laranganku. Aku bilang padanya panggil orang dewasa saja, dan katanya ayamnya nanti mati duluan.

Syukurlah ayamnya dan dia selamat.

Dia mengembalikan ember dan bilang “keringkan ayamnya ditempat yang panas, nanti dia mati kedinginan. Entah karena aku takjub dengan sikapnya atau apalah, aku menurut saja begitu dia perintahkan padahal ayam itu bukan milikku. Tanpa pamit denganku dia berlalu begitu saja. Saat aku sedang kesal menunggui ayam yang berjemur di teras rumahku, dia datang. Dia bilang ada pisau atau golok. Aku tak langsung memberikan karena takut disalahgunakan olehnya. Aku saja masih dilarang dengan bunda untuk memegang pisau. Bunda melarangku karena aku masih kelas 2 SD.

Mungkin karena aku takut pada akhirnya aku berikan juga golok itu. Dan tahukah kamu golok itu untuk apa ???…Golok itu untuk membelah kelapa muda yang dia bawa. Dia bawa dua, dengan cekatan kedua kelapa muda itu dibelahnya. Aku heran dengan keterampilannya menggunakan golok. Cekatan. Aku jadi ingat dia sudah beberapa kali tidak naik kelas, seharusnya dia sudah kelas 6 dan karena badannya kecil jadi tidak kelihatan, wajar jika dia bisa menggunakan golok.

Tahukah engkau, hari itu penilaianku tentang dirinya berubah. Ternyata dia baik. Tidak seperti yang dibicarakan orang. Memang sih aku sering melihanya berkelahi, tapi tidak selalu dia yang memulainya. Perkelahian itu lebih sering dipicu karena dia tersinggung orang lain menghina pekerjaan ibunya. Ibunya penjual ceker ayam. Saat berkeliling menawarkan dagangannya, ibunya sering berteriak “cekeeeeeeeeer, cekeeeeeeeeeeer”. Kalimat itulah yang ditiru oleh anak-anak lain. Sebagai laki-laki dia merasa wajib melindungi harga diri ibunya. Dia hanya berpikir apa yang dilakukan orang lain melukai perasaan ibunya. Dia juga kakak yang baik. Dia tidak pernah bermain tanpa mengajak adiknya turut serta. Semuanya itu aku sadari saat aku mulai sering memperhatikannya.

Aku memang tidak pernah berbicara dengannya, karena aku tidak peduli. Aku selalu menilai kalau seseorang yang dianggap bersalah oleh orang kebanyakan berarti memang salah. Dan aku lihat semua orang seperti itu. Ikut memberi merk “dia anak nakal” tanpa alasan yang jelas, sekedar ikut-ikutan.

Aku jadi merasa berdosa padanya. Aku telah ikut-ikutan memberikan lebel buruk padahal dia tidak pernah berbuat salah padaku. Aku senang dia pernah singgah pada kehidupanku, aku mendapatkan sebuah pelajaran yang berharga. Pelajaran yang menjadi prinsipku sampai sekarang. Pelajaran darinya kupahat dalam hatiku dengan dalam. Setiap kali aku menjalani hidup aku selalu berusaha menerapkan pelajaran yang kudapatkan dari masa kecilku.

Dia tidak pernah tahu jika pertemuan dengannya berbekas di hatiku. Dia tidak pernah tahu jika sampai hari ini aku masih mengenang pertemuan dengannya. Tidak, aku tidak bisa memberitahukannya. Kalau aku tidak salah mengingat dia meninggal karena kecelakaan. Entalah samar. Pastinya aku tidak pernah melihatnya lagi sampai akhirnya aku pindah sekolah. Nama anak itu Juli.

inilah pelajaran dari Juli yang kudapatkan

Juli, terima kasih…karena kamu aku belajar

jika kamu sahabat dari seseorang jangan pernah menilai sahabatmu salah berdasarkan penilaian orang lain.

jika kamu bukan sahabat seseorang jangan pernah menghakiminya salah jika kamu tidak tahu dengan pasti apakah dia salah.

dan jika seseorang itu salah tidak peduli apakah dia sahabatmu atau bukan, jangan pernah memvonis dia salah untuk kesalahan yang tidak dilakukan padamu.

dan jika kamu menilai seseorang itu salah hanya karena pikiranmu menilainya salah, percayalah secara tidak sengaja kamu sudah menjadikan sebentuk hati menjadi tidak bernurani.

adakalanya sesuatu yang kau anggap benar dan orang lain yang meyakininya sebagai kebenaran bukan berarti itu benar.

karena benar atau salah tidak pernah menyisakan satu jawaban yang mutlak.

(dhe atra)