KAMU ADALAH MATAHARIKU
Sejenak hatiku gelisah. Ketika mataku tak sengaja beradu pandang denganmu. Pertemuan yang tak disengaja. Aku gugup lantaran aku tak pernah berpikir aku akan bertemu denganmu. Jujur aku menghindari kamu. Bukan karena aku membenci kamu, sebaliknya.
Jarak 10 senti semakin membuat perasaanku tak terpetakan. Dan kamu tahu. Aroma tubuhmu dengan jelas dapat kuhirup. Membumi dalam jiwaku. Aaaah aku semakin merindukanmu.
Aku tak tahu, apakah jika ada lantunan kata dari bibirku, aku dapat kembali mendapati sosok dirimu yang kukenal. Atau barangkali diam diantara kita sudah menjadi suatu keabsolutan yang tak mungkin lagi dirubah.
Aku tak pernah meminta untuk menyayangimu sepenuh hatiku. Aku tak pernah mencoba untuk terus memikirkanmu. Aku tak pernah terbiasa untuk belajar memahamimu. Tapi aku melakukan semuanya untukmu. Semuanya menjadi tak terkendali karenamu.
Meski aku tak lagi berharap kamu akan berpaling kepadaku. Tetap saja menyakitkan untukku, melihatmu berlalu tanpa menyisakan sebentuk senyum hangat buatku.
Aku lelah dengan semua perjalanan hidupku. Aku tak membutuhkan jutaan bintang untuk menyinari kehidupanku. Aku membutuhkan kamu seorang…karena buatku…kamu adalah MATAHARIKU.
TIDAK KAH KAMU MELIHAT AKU BERJALAN SENDIRIAN … JALANI HATIMU … BELAJAR TENTANG CINTA
(TANPA TUJUAN BY: JENDRAL BAND)
Special to:
Seseorang yang berlalu dari hadapanku tanpa kata, 25 November 2007.
November 27, 2007 pada 7:49 am
matahari ???
kn panas ???
raka apa dunk???
pilih jd meteor aja lah