“NGGAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA”….
Y A K I N ???
Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
kau membuat diriku akan slalu memujamu
Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna.. Sempurna..
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku
Tembang super romantis yang meluncur dari vokal Andra, punggawa group band ANdra the Backbone mampu meruntuhkan hati kaum hawa yang mendengarnya. Apalagi jika lirik tersebut dilantunkan oleh sosok Adam yang menjadi pujaan hati. Halagh dunia ini tidak pernah lepas dari kisah cinta. Pastinya lagu sempurna menjadi jawara di hati kamu-kamu yang lagi falling in love.
Sempurnanya Andra the Backbone adalah salah satu dari jutaan lirik lagu yang melukiskan bahwa ada seseorang yang dianggap “S”E”M”P”U”R”N”A.
Definisi sempurna secara fisik bisa diartikan tanpa cacat. Seutuhnya tanpa cela. Kenyataannya, kesempurnaan hanya milik SANG KAHLIK. Makanya ada kalimat klise yang sering terlontar “No Body is Prefect”. Yupz sepakat banget kalau kesempurnaan itu hanya milik SANG KHALIK. Tentunya kesempurnaan sejati. Maha Segalanya.
Sebuah kalimat yang diwariskan dari Oscar W (jelasnya nggak tahu siapa) mengatakan “kesempurnaan manusia bukan terletak pada apa yang dimilikinya tapi bagaimana dirinya”. Kalimat tersebut mendukung persepsi sesorang untuk mengklaim “ada manusia yang dianggap sempurna”. Sempurna di sini berdasarkan pikiran individu. Maksudnya, buat A si Z sempurna tapi buat B belum tentu si Z sempurna.
Pikiran seperti inilah yang menjadi latar belakang munculnya puisi terindah untuk seseorang atau terciptanya lagu romantis yang menjadi hitz.
Kriteria atau bobot untuk menilai seseorang itu sempurna, tidak sama dalam setiap individu. Mungkin yang membuatnya sama adalah sebentuk hati yang merasakan. Hati yang akan merasa bahagia, jika dapat melakukan sesuatu untuk orang yang dianggap sempurna. Hati yang merasa kagum dengan semua prilaku orang yang dianggap sempurna. nggak percaya ???
Siapa yang tidak tahu film TITANIC. Film yang memenangkan 11 Academy Awards pada tahun 1997 ini dapat di jadikan contoh “ada manusia yang sempurna”. Film ini terkenal dengan slogannya “nothing on earth could come between them“. Film yang mengisahkan percikan cinta yang terjadi antara Rose dan Jack. Saat itu Rose memiliki tunangan yang bernama Cal. Dibandingkan dengan Cal, Jack tidak ada apa-apanya. Cal, seorang pengusaha sedangkan Jack hanya pelukis yang kerjaanya bertualang dari satu tempat ke tempat lain. Jack pun mendapatkan tiket kapal dengan berjudi. Alasan, Rose memilih Jack adalah karena Rose tidak mencintai Cal. Rose mau bertunangan lantaran desakan ibunya yang ingin tetap mempertahankan status sosialnya di masyarakat.
Adanya Jack, membuat Rose tidak ingin bunuh diri. Rose akhirnya mendapatkan kebahagiaan diantara kehidupannya yang penuh tuntutan. Rose melihat Jack sebagai pria yang luar biasa. Pria yang mampu membuat hatinya bahagia, pria yang mampu menciptakan senyum di wajahnya, pria yang mampu membuatnya merasa tidak kesepian. Rose rela meninggalkan segalanya demi Jack. Jack pun berusaha agar Rose tetap hidup bagaimanapun caranya pada saat kapal TITANIC tenggelam. Jack meminta Rose berjanji untuk tetap hidup. Rose selamat, dan Jack mati. Rose tetap hidup sampai usia 101 tahun. Selama hidupnya, Jack selalu ada dalam hati Rose. “Every night in my dreams, I see you, I feel you“. Buat Rose, Jack adalah sosok yang sempurna.
Dan siapa yang tidak pernah mendengar Agnes Monica. Artis cantik dengan seabrek kegiatan ini dikenal hampir oleh semua masyarakat Indonesia. Adalah hal yang lumrah jika dari sekian banyak fansnya ada yang mengatakan Agnes sempurna. Alasannya fansnya kagum dengan kehidupan yang dimiliki sang idola. Kagum karena agnes cantik, pintar, kaya, jago akting, jago nyanyi, dan pastinya bintang muda dengan bayaran yang fantastis.
Jadi wajarkan kalau group band Andra the Backbone menciptakan lagu dengan judul sempurna. Tidak peduli siapa pun yang menjadi inspirasi lagu tersebut, sempurnanya Andra mengukuhkan persepsi banyak orang ada manusia yang dianggap sempurna.
Nah, masih punya pikiran kalau “nggak ada manusia yang sempurna” !!!. nggak pernah merasakan cinta dunk (walah)
(DHE ATRA)